Standar Akuntansi Internasional

Standar Akuntansi Internasional






- Peningkatan daya banding laporan keuangan dan memberikan informasi yang berkualitas di pasar modal internasional


- Menghilangkan hambatan arus modal internasional dengan mengurangi perbedaan dalam ketentuan pelaporan keuangan.


- Mengurangi biaya pelaporan keuangan bagi perusahaan multinasional dan biaya untuk analisis keuangan bagi para analis.


- Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan menuju “best practise”.


Apakah IFRS itu ?


- Suatu rerangka akuntansi yang serupa dalam karakter dan cakupan dengan PSAK(?) dan US GAAP(?)


- Standar pelaporan keuangan berkualitas dan diterima secara global yang diterbitkan oleh IASB (sebelumnya IASC)


- Principles-based rather than rules-based


- The future of world-wide financial reporting


Tujuan IASB


- Meningkatkan komparabilitas dan transparansi pelaporan keuangan


- Mendorong konvergensi standar akuntansi di seluruh dunia


- Memfasilitasi terciptanya biaya modal yang lebih murah karena peningkatan alokasi modal antar negara di seluruh dunia


Siapa Pengguna IFRS


- Lebih dari 130 negara setelah telah menggunakan atau menetapkan kebijakan untuk konvergensi ke IFRS


- Peningkatan globalisasi pasar modal telah meningkatkan tekanan untuk harmonisasi standar akuntansi


- Perusahaan multinasional merasa lebih mudah dan perlu menggunakan IFRS


- Perusahaan publik asing yang menjual saham di NYSC boleh menggunkan IFRS 


Manfaat Potensial Penggunaan IFRS


- Mengeliminasi pelaporan ganda perusahaan anak di negara lain
Komparabilitas informasi keuangan dengan kompetitor asing


- Lebih mudah akses ke pasar modal asing


- Berpotensi memperoleh biaya modal lebih kecil


- Meningkatkan fleksibilitas pemilihan kebijakan akuntansi yang sesuai dengan substansi ekonomik


Tantangan Potensial Adopsi IFRS


- Pelatihan
- Perubahan Sistem Informasi Teknologi
- Perubahan dalam kebijakan, prosedur, dan pengendalian
- Kewajiban hukum dan kontrak
- Perbedaan dalam professional judgment
- Komunikasi dengan pemakai
- Pengukuran kinerja dan skema kompensasi
- Isu pemilihan kebijakan akuntansi

Read Users' Comments (1)komentar

Audit Keuangan

Audit keuangan

Audit keuangan adalah audit terhadap laporan keuangan suatu entitas (perusahaan atau organisasi) yang akan menghasilkan pendapat (opini) pihak ketiga mengenai relevansi, akurasi, dan kelengkapan laporan-laporan tersebut.
Audit keuangan umumnya dilaksanakan oleh kantor akuntan publik atau akuntan publik sebagai auditor independen dengan berpedoman pada standar profesional akuntan publik.


Audit Operasional
Audit Operasional adalah pengkajian atas setiap bagian organisasi terhadap prosedur operasi standar dan metoda yang diterapkan suatu organisasi dengan tujuan untuk mengevaluasi efisiensi, efektivitas, dan keekonomisan (3E).

Audit Ketaatan

Audit Ketaatan adalah proses kerja yang menentukan apakah pihak yang diaudit telah mengikuti prosedur, standar, dan aturan tertentu yang ditetapkan oleh pihak yang berwenang.

Audit Investigatif

Audit Investigatif adalah: 1. "Serangkaian kegiatan mengenali (recognize), mengidentifikasi (identify), dan menguji (examine) secara detail informasi dan fakta-fakta yang ada untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya dalam rangka pembuktian untuk mendukung proses hukum atas dugaan penyimpangan yang dapat merugikan keuangan suatu entitas (perusahaan/organisasi/negara/daerah)." 2. "a search for the truth, in the interest of justice and in accordance with specification of law" (di negara common law)

Jadi, audit itu adalah suatu rangkaian kegiatan yang menyangkut:

1. Proses pengumpulan dan evaluasi bahan bukti
2. Informasi yang dapat diukur. Informasi yang dievaluasi adalah informasi yang dapat diukur. Hal-hal yang bersifat kualitatif harus dikelompokkan dalam kelompok yang terukur, sehingga dapat dinilai menurut ukuran yang jelas, seumpamanya Baik Sekali, Baik, Cukup, Kurang Baik, dan Tidak Baik dengan ukuran yang jelas kriterianya.
3. Entitas ekonomi. Untuk menegaskan bahwa yang diaudit itu adalah kesatuan, baik berupa Perusahaan, Divisi, atau yang lain.
4. Dilakukan oleh seseorang (atau sejumlah orang) yang kompeten dan independen yang disebut sebagai Auditor.
5. Menentukan kesesuaian informasi dengan kriteria penyimpangan yang ditemukan. Penentuan itu harus berdasarkan ukuran yang jelas. Artinya, dengan kriteria apa hal tersebut dikatakan menyimpang.
6. Melaporkan hasilnya. Laporan berisi informasi tentang kesesuaian antara informasi yang diuji dan kriterianya, atau ketidaksesuaian informasi yang diuji dengan kriterianya serta menunjukkan fakta atas ketidaksesuaian tersebut.

Read Users' Comments (0)

Mengapa perlu jasa perencana keuangan ?

 Pada awalnya perencanaan keuangan itu sangat sederhana karena hanya mengatur situasi keuangan kita sendiri, misalnya untuk dana pendidikan, perlindungan penghasilan hingga perencanaan untuk kebutuhan usaha maupun perencanaan untuk memenuhi kebutuhan pensiun kelak.

Sepintas terlihat mudah, namun jika kita telusuri lebih lanjut, ternyata fakta menunjukan bahwa sangat banyak masyarakat yang mendapatkan masalah keuangan baik di masa kini maupun (utamanya) dikemudian hari, dana yang telah direncanakan ternya tidak mencukupi kondisi aktual kebutuhan finansial kita.

Sebuah perencanaan akan bermakna jika hasil perencanaan ternyata sesuai bahkan alangkah baiknya jika ternyata dapat melebihi kondisi aktual kebutuhan finansial kita. Dengan demikian keputusan finansial yang diambil memiliki manfaat besar bagi dirinya maupun keluarga yang dicintainya.

Jadi perenanaan keuangan merupakan alat bantu (tools) agar bisa mencapai kebutuhan-kebutuhan keuangan mereka di masa kini dan di masa depan. Pada akhirnya setiap orang akan memiliki kebebasan finansial atau financial freedom.

Klasifikasi Tujuan Keuangan

Dalam melakukan perencanaan keuangan, setiap individu maupun keluarga tentu memiliki tujuan keuangan yang berbeda namun dapat kita klasifikasikan sebagai berikut:

1. Proteksi keuangan atas resiko alamiah (Protection planning): a. Meninggal terlalu dini; b. Kehilangan kemampuan karena cacat; c. Biaya perawatan medis akibat usia yang terlalu panjang; d. Kehilangan property atau aset; e. Kehilangan pendapatan atau pekerjaan akibat sakit maupun kecelakaan.

2. Akumulasi dana (investment planning): a. Penyediaan dana darurat (emergency fund); b. Perencanaan dana pendidikan; c. Kebutuhan dana rutin dan dana liburan; d. Kebutuhan untuk usaha.

3. Manajemen utang (Debt planning & debt management): a. Merencanakan utang yang produktif bukan konsumtif; b. Melepaskan diri atau keluarga dari jeratan utang.

4. Perencanaan pajak (Tax planning): a. Selama hidup; b. Setelah meninggal.

5. Perencanaan dana untuk pensiun (Retirement planning): a. Menjalankan hobby saat pensiun; b. Tambahan persiapan dana medis.

6. Perencanaan waris (Wealth distribution & estate planning): a. Meninggalkan harta yang banyak dan menekan potensi konflik keluarga; b. Perencanaan pertumbuhan dan distribusi properti.

Demikian pembaca yang bijak kini saatnya anda menilai secara objektif apakah saya dan keluarga sudah melakukan perencanaan enam butir klasifikasi keuangan diatas?, jika sudah apakah telah dilakukan dengan optimal?, apabila belum dan anda tidak yakin apakah sudah optimal atau tidak, jika demikian adanya maka anda mutlak memerlukan jasa perencana keuangan.

Read Users' Comments (0)

Profil Scantax Management

profil scantax konsultan akuntansi


Di era globalisasi dan persaingan yang amat sangat ketat belakangan ini, informasi mengenai posisi dan komposisi keuangan yang cepat, tepat dan dapat dipercaya sangatlah diperlukan oleh setiap perusahaan. Informasi tersebut sangat membantu dalam pengambilan keputusan bisnis setiap perusahaan baik untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan ataupun mengembangkan perusahaan.

Scantax Management merupakan konsultan keuangan berbasis IT yang memiliki keahlian, pengalaman, integritas dan profesionalisme dalam membantu client merencanakan dan mengendalikan keuangan perusahaan secara umum.

Kami meyakini bahwa pemahaman informasi keuangan memiliki peranan penting dalam mencapai keberhasilan usaha. Dengan kebutuhan tersebut scantaxMa berkomitmen membantu perusahaan memberikan informasi dan konsultasi yang berkualitas sehingga fungsi manajemen dalam merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan manajemen keuangan dapat berjalan dengan baik

VISI

Memberikan pelayanan jasa secara profesional dengan integritas dan kualitas yang tinggi.

MISI

1. Mengutamakan kualitas dalam setiap penugasan jasa profesional;
2. Melakukan inovasi baik dari segi pengetahuan maupun ketrampilan teknis.

Read Users' Comments (2)

Manfaat Konsultan Keuangan

Seberapa pentingnya Konsultan Keuangan


Sebelum membicarakan masalah pentingnya Konsultan laporan keuangan, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui apa yang dimaksud laporan keuangan. Laporan keuangan adalah suatu proses pengelolaan keuangan dari mulai pencatatan, penganalisaan hingga pelaporan informasi keuangan suatu entitas. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa tujuan dibuatnya laporan keuangan adalah sebagai informasi keadaan keuangan suatu perusahaan. Adapun dalam PSAK dijelaskan bahwa tujuan laporan keuangan adalah sebagai berikut:


“menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi”.


Keterangan tersebut telah menjelaskan kepada kita bahwa laporan keuangan menunjukkan posisi keuangan suatu perusahaan yang dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang membutuhkan diantaranya: Pemilik modal, manajer, pegawai, debitur atau calon debitur, pemerintah dan masyarakat. Inti dari laporan keuangan adalah sebuah informasi dan informasi tersebut harus dibuat dengan sebenar-benarnya. Jika anda sebagai manajer apakah anda ingin mengecewakan pihak-pihak yang membutuhkan laporan keuangan tersebut? Apakah anda ingin dicap sebagai manajer yang tidak tahu laporan keuangan? Jika anda tidak faham dengan laporan keuangan maka anda bukanlah seorang manajer. Maka tindakan selanjutnya adalah segera buat laporan keuangan yang sebenar-benarnya yang akan menunjukkan hasil kerja/operasional perusahaan yang anda pimpin.


Permasalahan selanjutnya adalah bagaimana cara menyusun laporan keuangan yang benar seandainya suatu perusahaan tidak mempunyai SDM yang faham dengan penyusunan laporan keuangan? Permasalahan ini tentuya tidak dihadapi oleh satu atau dua perusahaan di dunia ini khusunya di Indonesia. Ketidak punyaan SDM dalam suatu perusahaan merupakan hambatan yang luar biasa yang dihadapi oleh perusahaan, artinya bagaimana perusahaan akan mengetahui kondisi keuangan yang sebenarnya jika keadaannya demikian. Pada saat-saat tertentu perusahaan merasa memperoleh penghasilan yang besar namun keadaan demikian terjadi sebaliknya dalam waktu yang tidak lama. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebenarnya perusahaan tidak ada dalam keadaan mengalami keuntungan yang besar, perusahaan tidak sedikit yang memperhitungkan pembiayaan secara mendetail, artinya perusahaan tidak memahami apa yang dimaksud laba bersih. Oleh karena itu satu-satunya cara agar kita mengetahui keadaan keuangan atas aktivitas perusahaan yang sebenarnya adalah dengan menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Kauangan (SAK). Dan jika pemasalahannya tidak ada SDM yang memadai, maka jawabannya adalah masih ada Konsultan Keuangan yang akan membantu untuk menyelesaikan laporan keuangan perusahaan tersebut.


Apakah perusahaan akan dirugikan oleh konsultan tersebut? Nyatanya semua data perusahaan diserahkan kepada konsultan? Tentu tidak. Kedua belah pihak dalam menjalani kerjasama jangan dilakukan dengan sembarangan. Kerjasama harus dilandasi dengan surat perjanjian yang jelas yang menunjukkan batasan-batasan tertentu dalam bertindak.


HUBUNGI KAMI


Scantax Management
Jl Batu Ampar 3 No 26A Kramat Jati
Jakarta Timur, DKI Jakarta
Indonesia, 13250


Phone : 021-71204633
Mobile:  081294905257

Website & email :
Blog : http://konsultan-keuangan-pajak.blogspot.com
Email : lukman.integra@gmail.com

Read Users' Comments (1)komentar

Jasa Konsultasi Keuangan dan Pajak


Secara prinsip bentuk jasa yang kami berikan adalah layanan jasa non atestasi, yaitu kegiatan yang tidak mengharuskan kami untuk menerbitkan opini atas laporan keuangan perusahaan.
Jasa kami :

A. JASA AKUNTANSI (ACCOUNTING SERVICES)

Di era globalisasi dan persaingan yang amat sangat ketat belakangan ini, informasi mengenai posisi dan komposisi keuangan yang cepat, tepat dan dapat dipercaya sangatlah diperlukan oleh setiap perusahaan. Informasi tersebut sangat membantu dalam pengambilan keputusan bisnis setiap perusahaan baik untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan ataupun mengembangkan perusahaan.

Kami memberikan jasa akuntansi (accounting services) yang bervariasi. Dalam melaksanakan jasa, para tenaga kami memberikan layanan jasa sebagai pelengkap bagi karyawan bagian akuntansi. Jasa accounting services ini tidak harus menerbitkan opini, dan karena sifat penugasannya bukan audit maka tenaga akuntan kami tidak harus independen dengan klien dalam melaksanakan jasa ini.
Jasa akuntansi (accounting services) ini meliputi :

1. Penyusunan laporan keuangan perusahaan bulanan dan tahunan yang meliputi Neraca, Rugi-Laba, Laporan ekuitas dan laporan arus kas;
2. Penyusunan Trial balance;
3. Penyusunan General Ledger, mulai dari jurnal, posting dan jurnal adjusment

B. KONSULTASI PERPAJAKAN

Pengambilan keputusan oleh manajemen perusahaan juga dipengaruhi oleh peraturan perpajakan yang dibuat oleh pemerintah, serta perubahan-perubahannya. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan yang lengkap mengenai peraturan perpajakan agar laporan yang disusun juga mengakomodir kepentingan perpajakan.
Jasa perpajakan ini meliputi :

1. Membantu perusahaan dalam menyelesaikan kewajiban perpajakan baik bulanan maupun tahunan;
2. Menyiapkan laporan pembetulan pajak bulanan dan tahunan;
3. Tax planning atas pembukuan perusahaan agar pembayaran pajak dapat efisien, efektif dan ekonomis sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku;
4. Memberikan advise atas implikasi pajak terhadap kontrak-kontrak yang telah diikat atau transaksi-transaksi keuangan;
5. Memberikan saran terhadap aspek-aspek pajak pada perlakuan akuntansi tertentu.

Read Users' Comments (2)

Administrasi Pengurusan Perpajakan



Apakah Anda menghadapi persoalan pajak dan Anda membutuhkan orang yang berpengalaman ? Apakah Anda harus mengambil keputusan bisnis dan membutuhkan orang yang mengetahui implikasi perpajakan dari transaksi tersebut ? Anda membutuhkan orang yang dapat membantu dalam prosedur dan formalitas perpajakan ? Anda mendirikan perusahaan di Indonesia dan membutuhkan profesional untuk menangani pemenuhan kewajiban perpajakan ?

Beberapa alasan Anda melibatkan kami. Nilai tambah yang kami miliki adalah Pengetahuan Perpajakan Indonesia & Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (Tax Treaty). Kami menelaah dan merencanakan perpajakan Anda dan membantu selangkah demi selangkah dengan solusi yang tepat dan membantu dalam proses implementasinya. Dalam memberikan saran kami tidak hanya tertuju pada solusi perpajakan yang optimal tetapi juga mempertimbangkan tujuan bisnis yang akan dicapai dan segi hukumnya.

Konsultasi Pajak terdiri dari :

Konsultasi Pajak (Tax Consultation)

Perencanaan Pajak (Tax Planning)

Penelaah Pajak (Tax Review)

2. Administrasi Perpajakan

Anda membutuhkan orang yang memiliki pengalaman dalam mempersiapkan SPT ? Anda terlibat dalam diskusi dengan fiskus mengenai SPT yang Anda buat dan Anda membutuhkan profesional untuk menyelesaikan masalah ini ? Anda menghadapi masalah pembukuan dan membutuhkan orang yang memiliki pengalaman akunting ? Anda tidak tahu cara mendaftarkan PKP dan Anda membutuhkan orang yang berpengalaman untuk membantu ? Staff akunting & Perpajakan Anda kurang memahami E-SPT dan kurang ter up date nya peraturan perpajakan dan Anda membutuhkan orang yang dapat memberikan pelatihan?

Kami memiliki pengetahuan & pengalaman dalam mempersiapkan SPT. Kami dapat membantu secara profesional dalam mempersiapkan SPT Masa & Tahunan dan membantu dalam proses Penyusunan Laporan Keuangan dan kami memiliki pengalaman dengan perijinan perpajakan, dan kami berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan memberikan pelatihan pajak.

Administrasi Perpajakan tediri dari :

# Penyusunan Laporan Keuangan (Accounting Service)

# Pelaporan Pajak Bulanan (Monthly Tax Return)

# Pelaporan Pajak Tahunan (Yearly Tax Return)

# Pengurusan NPWP & PKP, Ijin Bahasa & Mata Uang Asing (Tax Administration)

3. Pengurusan Perpajakan

Apakah Anda sedang menghadapi pemeriksaan pajak dan Anda membutuhkan orang yang memiliki pengetahuan & pengalaman ? Apakah Anda merasa hasil pemeriksaan pajak tidak sesuai peraturan perpajakan dan Anda membutuhkan orang yang dapat membantu proses lebih lanjut ?

Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi kami via email lukman.integra@gmail.com atau klik disini atau melalui telpon 021-71204633

Read Users' Comments (0)